Hukum Ziarah Kubur Pada Bulan Rajab

Pertanyaan: Ketika awal dan akhir bulan Rajab, banyak yang menziarahi kubur. Apakah hal ini diperbolehkan?

Jawaban:
Tidak boleh mengkhususkan pada hari-hari tertentu setiap tahunnya untuk berziarah kubur pada bulan rajab, baik di awal bulan, akhir atau keseluruhan pada bulan tersebut (saja). Karena tidak ada dalil dalam hal tersebut, sedangkan yang syar’i adalah berziarah kapan pun ia mudah untuk melakukannya, tanpa adanya pengkhususan hari-hari tertentu untuk berziarah. Karena Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Berziarahlah kubur, karena sesungguhnya ia mengingatkan kepada kematian.”[1] Wa billahi taufiq, wa shalallahu ‘ala nabiyyina wa aalihi wa shohbihi wa sallam.
______________________

Sumber: Fatawa Lajnah Daaimah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’, Saudi Arabia.
Diterjemahkan oleh Abu Unais, teks asli lihat di alifta.com.

Catatan kaki:
[1] HR. Muslim 976, Nasa’i 2034, Abu Dawud 3234, Ibnu Majah 1569, dan Ahmad 2/441.

Posted on May 16, 2012, in Bid'ah, Fatwa dan Ijtihad, Manhaj and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: