Hukum Bertepuk Tangan dan Bersiul dalam Pesta

Pertanyaan: Apa hukum bertepuk tangan dan bersiul dalam suatu acara pesta, perayaan atau pertemuan?

Jawaban: Bertepuk tangan dan bersiul adalah perbuatan yang biasa dilakukan oleh golongan selain muslim, maka dari itu, sudah menjadi keharusan bagi seorang muslim untuk tidak mengikuti perbuatan mereka, melainkan bila ia kagum akan sesuatu, maka hendaklah bertakbir atau bertasbih dengan menyebut nama Allah. Takbir itu tidak pula dilakukan bersama-sama sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian orang, melainkan cukup dengan bertakbir atau bertasbih di dalam diri. Adapun tasbih ataupun takbir yang diucapkan bersama-sama , saya belum pernah mendapatkan sumber yang menyebutkan tentang hal itu.
______________________

Sumber: As’ilah Muhimmah, hal. 28, Syaikh Muhammad bin Utsaimin. Dinukil dari: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, Pustaka Darul Haq.

Posted on January 16, 2012, in Musik, Nyanyian, Perayaan, Permainan and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: