Menggunakan Mobil Dinas Untuk Keperluan Pribadi

Pertanyaan: Bolehkah seorang muslim karyawan instansi pemerintah menggunakan mobil dinas, padahal ia sendiri memiliki mobil?

Jawaban: Karyawan pemerintah adalah seperti pekerja yang diupah, ia dipercaya untuk memegang tugas yang diembankan dan diserahkan kepadanya, ia juga diamanati berbagai perlengkapan dan peralatan untuk melaksanakan tugas yang diserahkan kepadanya, maka ia tidak boleh menggunakannya kecuali dalam tugas pemerintah atau yang berkaitan dengan itu. Karena itu, ia tidak boleh mobil tersebut untuk keperluan-keperluan pribadinya, tidak juga telepon atau lainnya untuk keperluan-keperluan pribadinya. Demikian juga buku catatan, kertas, pena dan sebagainya. Tidak menggunakan hal-hal tersebut untuk kepentingan dirinya sendiri merupakan kesempurnakan palaksanaan amanat. Allah ta’ala berfirman,

والذين هم لأمانتهم وعهدهم رعون

“Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.” (QS. Al-Mukminun: 8)
______________________

Sumber: Fatawa lil Muwazhzhafin wal ‘Ummah, Syaikh Ibnu Jibrin, hal. 32-33. Dinukil dari: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 1, Pustaka Darul Haq.

Posted on January 14, 2012, in Karyawan, Pekerja and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: