Seputar Kesalahan Makmum dalam Pelaksanaan Khutbah Jum'at

Ikhwati fillah yang dirahmati Allah. Berikut ini kami sajikan tulisan ringkas seputar kesalahan makmum dalam pelaksanaan khutbah Jum’at, yang kami sadur dari Kitab Hadyun Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam fii Khuthbatil Jumu’ah karya Dr. Anis bin Ahmad bin Thahir. Beberapa kesalahan makmum ketika khutbah Jum’at yang belum diketahui, terlupa, atau tidak disadari akan kesalahan tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut.

Pertama, makmum datang terlambat atau sengaja datang terakhir ketika khatib sudah naik mimbar. Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma pada waktu-waktu pergi ke masjid, di dalamnya ada keterangan:

فَإِذَا خَرَجَ الإِمَامُ حَضَرَتِ المَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُوْنَ الذِّكْرَ

“Apabila imam sudah keluar -untuk berkhutbah-, para malaikat berkumpul untuk mendengarkan khutbah”. (HR. al-Bukhari dan Muslim) [1] Maksudnya adalah mereka para malaikat tidak mencatat kelebihan pahala bagi siapa yang datang terlambat -Pent. Read the rest of this entry

Kiat Menjadi Pendidik yang Profesional dan Islami

Menjadi seorang pendidik memiliki keutamaan yang banyak sekali. Diantaranya adalah bahwa mendidik adalah jalan dakwah para nabi dan rasul. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah ta’ala, “Katakanlah: Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikuti mengajak (kalian) kepada Allah dengan hujjah yang nyata. Maha Suci Allah dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik.” (QS. Yusuf: 108).

Keutamaan lain yang bisa diperoleh seorang pendidik adalah pahala yang tidak terputus, selama ilmu yang ia ajarkan terus diamalkan dan diajarkan kepada orang lain. Hal ini sebagaimana disabdakan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika seorang manusia meninggal dunia, maka pahala amalnya akan terputus, kecuali tiga hal: Shadaqah Jariyyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan kedua orang tuanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Untuk menjadi seorang pendidik yang Profesional dan Islami, hendaklah seorang guru memahami dan mengamalkan hal-hal berikut ini: Read the rest of this entry

Catatan Ringan Seorang Guru (Sebuah Bentuk Keprihatinan)

Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh. Alhamdulillah, shalawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita yang mulia, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Semoga Allah senantiasa menetapkan kita di jalan istiqomah dalam memegang manhaj yang mulia ini, yaitu Manhaj Salafus Shalih.

Pengunjung Blog Abu Unais yang kami hormati. Salah satu kenikmatan yang tidak bisa dipungkiri, bahwa saat ini telah banyak berdiri lembaga-lembaga pendidikan bermanhaj salaf, terutama di tanah air kita ini. Namun sayang, berkembangnya lembaga-lembaga pendidikan bermanhaj salaf ini, tidak diiringi dengan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai dan kualitas manajemen yang baik. Bahkan yang dijumpai, lembaga-lembaga ini cenderung berjalan sendiri-sendiri. Read the rest of this entry

Ada Apa dengan Hari Ini?

Hari bertepatan dengan tanggal 12 Desember 2012. Banyak orang menyebut dengan nomor cantik, karena memang jika disusun akan membentuk suatu urutan 12/12/12. Maka tak heran jika banyak yang mengaitkan berbagai hal dengan tanggal ini. Sebagian orang mengaitkan dengan keberuntungan, namun ada juga yang mengaitkannya dengan kesialan. Lantas bagaimana syari’at memandang hal ini?

Hukum Tathayyur
Menisbatkan keberuntungan atau kesialan dengan tanggal, hari, tempat, atau binatang tertentu adalah Tathayyur. Dan syari’at memasukkan Tathayyur bagian dari perbuatan syirik. Tathayyur adalah kebiasaan Arab Jahiliyyah, dimana ketika mereka hendak bepergian mereka menerbangkan burung, kemudian mereka melihat arah terbangnya burung tersebut. Jika ke kanan maka mereka meneruskan perjalanan, namun jika ke kiri maka mereka mengurungkan perjalanan. Dari sinilah istilah Tathayyur diambil, yaitu burung dalam Bahasa Arab adalah طائر. Read the rest of this entry

Hukum Asuransi Mobil (Kendaraan)

hukum-asuransi-mobil-fatawaualamaislamPertanyaan: Muhammad Husnain Iwadh bertanya tentang hukum mengasuransikan mobil-mobil (kendaraan) dimana biro-biro penyewaan mobil secara harian di Airport memberikan asuransi terhadap mobil-mobil mereka. Bila seseorang menyewa dari mereka, dia harus membayar sebanyak hampir 30 Riyal sebagai biaya asuransi atas mobilnya. Tujuan dari itu, jika terjadi kecelakaan terhadap mobil tersebut dan kesalahan ada pada si penyewa, maka perusahaan akan menanggung biaya perbaikannya. Sudilah kiranya memberikan penjelasan kepada kami, semoga Allah membalas kepada Anda.

Jawaban: Asuransi, dalam hemat saya, merupakan bagian dari adh-Dharar (sesuatu yang mengandung bahaya) sebab perusahaan tersebut terkadang mengambil dari para polis (pengasuransi) uang yang banyak setiap tahun padahal tidak berbuat sesuatupun terhadap mereka dan merekapun tidak membutuhkan mereka untuk biaya servis dan lainnya. Akan tetapi sebaliknya, terkadang mengambil dari yang lain sedikit uang namun perusahaan bisa menanggung kerugian yang besar karenanya. Read the rest of this entry

Nasehat Berharga untuk Pemuda Muslim (Jangan Sia-Siakan Masa Mudamu)

Sesungguhnya masa muda adalah masa yang sangat potensial. Karena di masa ini adalah masa sempurnanya pertumbuhan fisik dan kekuatan seorang manusia. Maka ini merupakan nikmat besar dari Allah ta’ala yang seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya untuk amal kebaikan guna meraih ridha Allah ta’ala. Namun, di masa ini pula dorongan syahwat juga sangat kuat pada diri manusia. Keinginan untuk berhura-hura, keinginan untuk mengumbar syahwat, mengikuti trend pergaulan, dan belum lagi godaan yang berasal dari syaithan. Maka, Islam sangat memuliakan seorang pemuda yang berusaha mengekang hawa nafsunya untuk hal yang tidak berguna, dan sebaliknya berusaha mengarahkannya untuk totalitas mengabdikan diri kepada Allah ta’ala.

Perhatian Islam Terhadap Generasi Muda

Sesungguhnya Islam adalah agama yang sempurna, dan diantara kesempurnaan Islam adalah pengaturan segala lini kehidupan, termasuk diantaranya perhatian Islam terhadap generasi muda. Diantara bentuk perhatian Islam terhadap generasi muda sebagaima ditunjukkan dua hadits berikut ini. Read the rest of this entry

Hukum Jabat Tangan dengan Perempuan yang Belum Baligh dan Tua Renta

Pertanyaan: Saya memahami bahwa berjabat tangan dengan perempuan yang bukan mahrom adalah terlarang, akan tetapi bagaimana dengan perempuan kecil yang masih berumur 5 tahun atau perempuan tua renta. Apakah diperbolehkan berjabat tangan dengan mereka?

Jawaban: Alhamdulillah. Tidak diperbolehkan berjabat tangan dengan perempuan yang bukan mahrom, berdasarkan sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam: “Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani dari hadits Ma’qil bin Yasar, dan dishahihkan Syaikh Albani dalam Shahihul Jami’ 5045). Dan tidak dibedakan antara perempuan yang masih muda ataupun yang sudah tua renta, karena keumuman hadits ini. (Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah 29/296).

Lajnah Daaimah Lil Buhuts Al-Ilmiyyah Wal Ifta, Saudi Arabia juga ditanya: “Apakah diperbolehkan bagi perempuan tua renta untuk berjabat tangan dengan laki-laki yang bukan mahram baginya?” Read the rest of this entry