Hukum Menerima Uang Tambahan [Tips]

Pertanyaan: Saya bekerja di suatu perusahaan garansi dengan gaji bulanan yang telah ditentukan. Tapi ketika saya bertugas ke beberapa rumah untuk menservice sebagian peralatan, para pemiliknya memaksa memberi uang tambahan kepada saya. Saya menolaknya tapi mereka tetap memaksa. Apa yang harus saya lakukan?

Jawaban: Yang lebih baik jangan menerimanya, karena Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengutus seorang petugas pengumpul shadaqah dengan nama Abdullah bin al-Lutbityah. Ketika ia kembali dengan membawa shadaqah, ia mengatakan, ‘Ini untukmu dan ini dihadiahkan kepadaku.” Lalu Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah dan mengingkari hal tersebut, beliau mengatakan:

أفلا قعد في بيت أبيه أو في بيت أمه حتى ينظر أيهدى إليه أم لا

“Cobalah ia tetap tinggal di rumah ayahnya atau di rumah ibunya sampai ia melihat, apakah ia akan diberi hadiah atau tidak.” [1]

Ungkapan “Cobalah ia tetap tinggal di rumah ayahnya atau di rumah ibunya” menunjukkan faktor yang diperingatkan terhadap para petugas pelayan umum agar tidak menerima apapun yang dihadiahkan kepada mereka. Jika Anda tetap di rumah Anda, tentu mereka tidak akan menghadiahkan apa-apa kepada Anda. Yang lebih selamat dan lebih berhati-hati adalah tidak menerima pemberian selain gaji Anda. Wallahu a’lam.
______________________

Sumber: Fatawa lil Muwazhzhafin wal ‘Ummal, Ibnu Utsaimin, hal. 67-68. Dinukil dari: Fatwa-Fatwa Ulama Terkini, Pustaka Darul Haq.

Catatan kaki:
[1] HR. Al-Bukhari, kitab al-Hibah (2597). Muslim, kitab al-Imarah (1832).

About these ads

Posted on January 14, 2012, in Karyawan, Pekerja and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. mengapa seorang istri sll salah dan banyak hukumnya tp laki2 tak pernh ada hukumnya ??sedang suami semena2 terhadap istri ?

    • Islam itu agama yang adil. Hukum Islam tidak terikat hanya sebatas menghukumi kaum hawa saja, namun juga kaum adam. Hanya saja, kebanyakan manusia tidak mengetahui keadilan hukum Islam, disebabkan jauhnya mereka dari Islam. Tidak pernah menggali dan mempelajari hukum Islam, dan cenderung berkaca pada dunia barat. Allahul musta’an.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: